KREATIF
DAN INOVATIF UNTUK MENARIK MINAT BELI KONSUMEN DI WISATA BELANJA DEWATA

Disusun oleh :
Via
Agustina ( 162014013 )
Eva
Saliyana (
162014015 )
A.Rendra
Dimasniar Kusuma ( 162014019 )
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN EKONOMI
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Di zaman dalam keadaan perekonomian
yang sudah semakin sulit ini banyak sekali persaingan usaha
di berbagai bidang perekonomian didalam kehidupan masyarakat,
termasuk didalamnya adalah persaingan dalam dunia usaha. Banyak
wirausahawan yang saling berlomba untuk mendapatkan konsumen di pasar,
sehingga hal ini memicu para wirausahawan untuk berusaha terus
maju dalam memperbaiki usahanya.
Supaya usahanya dapat tumbuh dan berkembang
dengan baik dalam mengikuti perkembangan zaman, maka wirausaha tersebut harus dapat
mengantisipasi perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif dengan melakukan
strategi yang tepat agar tidak tersisih dalam persaingan. Selain itu wirausaha
juga harus dapat mengantisipasi kecenderungan ekonomi di masa
mendatang dan harus dapat bersaing dengan wirausaha lain yang bergerak di
bidang yang sama. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan kelangsungan
hidup dan kemajuan usahanya.
Dalam bersaing di masa sekarang dan akan datang
banyak sekali usaha-usaha di bidang pakaian dan makanan. Karena makanan yang
asli buatan daerah ataupun yang tidak ada di daerah lain akan menjadi ciri khas
tersendiri dan pakaian asli dari daerah akan mempengaruhi para pengunjung untuk
membeli. Oleh sebab itu kreatifitaslah yang akan menunjukan atau sebagai
pegangan yang membedakan barang yang dimiliki dengan yang lain. Ciri khas yang
di tampilkan akan membuat para konsumen tertarik akan barang itu dan keinginan
membeli yang semakin banyak.
Judul makalah ini sengaja di pilih karena menarik
perhatian penulis untuk lebih mengenal apa yang dimaksud dengan kreatif dan
inovatif untuk menarik minat beli konsumen di wisata belanja dewata. Dan perlu
mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap perkembangan
usaha-usaha kecil (UKM) yang ada di daerah-daerah di Indonesia.
B. Rumusan Masalah
1) Apa
saja yang harus dimiliki oleh para wirausahawan ?
2) Bagaimana
cara wirausahawan untuk selalu mendapatkan konsumen ?
3) Mengapa
harus menjadi wirausahawan ?
C. Tujuan Penelitian
1) Sebagai
syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan
2) Mengetahui
cara yang dilakukan untuk bersaing dengan UKM lain
3) Mendapatkan
tips untuk menjadi wirausahaan yang terus berkembang
4) Menjadi
wirausahawan yang unggul
BAB 2
KAJIAN TEORI
A. Kreatif
dan Inovatif
Di dalam dunia usaha sangatlah penting menemukan
kreatif dan inovatif yang kita miliki supaya usaha yang kita jalankan tetap
maju dan terus berkembang. Kreativitas adalah kemampuan untuk
mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah dan
menemukan peluang (thinking new thing).
Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam
rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang (doing new thing).
1. Wirausaha
yang inovatif adalah orang yang memiliki ciri-ciri :
a. Tidak
pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan saat ini, meskipun cara tersebut
cukup baik
b. Selalu
menuangkan imajinasi dalaam pekerjaannya
c. Selalu
ingin tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan Kewirausahaan adalah
berfikir dan bertindak sesuatu yang baru atau berpikir sesuatu yang lama dengan
cara-cara baru.
2. Menurut
Everett E. Hagen ciri-ciri innovational personality sebagai berikut :
a. terbuka
terhadap pengalaman
b. memiliki
kemampuan untuk bekerja dengan penuh imajinasi
c. memiliki
keyakinan atas penilaian dirinya dan teguh pendirian
d. selalu
memiliki kepuasan dalam menghadapi dan memecahkan persoalan
e. Has
a duty or responsibility to achieve, memiliki tugas dan rasa tanggung jawab
untuk berprestasi
f. memiliki
kecerdasan dan energik
3. Sedangkan
menurut Alma (2003), jalan menuju wirausaha sukses adalah :
a. mau
kerja keras
b. bekerjasama
c. penampilan
yang baik
d. yakin
e. pandai
membuat keputusan
f. mau
menambah ilmu pengetahuan
g. ambisi
untuk maju
h. pandai
berkomunikasi
4. Proses
kreatif dan inovatif (Suryana: 2003) hanya dilakukan oleh orangorang yang
memiliki jiwa dan sikap kewirausahaan yaitu :
a. Percaya
diri (yakin, optimis dan penuh komitmen)
b. Berinisiatif
(energik dan percaya diri)
c. Memiliki
motif berprestasi (berorientasi hasil dan berwawasan ke depan)
d. Memiliki
jiwa kepemimpinan (berani tampil berbeda dan berani mengambil resiko dengan
penuh perhitungan) dan Suka tantangan.
B.
Menarik minat beli konsumen
1. Asas-asas
Penjualan
Didalam ilmu penjual terdapat tiga pengetahuan dasar
mengenai asas-asas penjualan yaitu sebagai berikut :
a. Pengetahuan
akan diri sendiri
Seorang penjual sebelum mengenal
pembeli atau pelanggan terdahulu harus mengenal dirinya sendiri. Usaha ini
dapat dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang harus dijawab dengan
jujur. Hal-hal tersebut sangat penting karena tugas penjual selalu berhubungan
dengan orang-orang yang bermacam-macam sifat, karakter, dan tabiatnya.
b. Pengetahuan
tentang barang yang akan dijual
Salah satu dasar ilmu menjual
adalah ilmu mengenal barang. Penjual yang professional harus mengetahui secara
mendalam karakter masing-masing barang yang akan dijualnya.
c. Pengetahuan
tentang calon pembeli atau pelanggan
Hal terakhir yang paling penting
bagi seorang penjual adalah harus mengetahui siapa calon pembeli atau pelanggan
tersebut. Dari golongan apa, bagaimana sifatnya, tabiatnya, dan karakternya.
Sebagai penjual harus dapat
mengenal segala hal yang berkaitan dengan ribuan orang yang berbeda-beda
kemauannya. Oleh karena itu, seorang penjual harus dapat mengenal segala hal
yang bersangkutan dengan para pembeli atau pelanggan.
2. Pilih
Pasar Sasaran Khusus
Ada 3 jenis pasar sasaran khusus
yaitu sebagai berikut:
a. Pasar
Individual adalah pasar yang memberikan layanan kepada individu-individu
tertentu untuk memenuhi kebutuhan secara individual. Jenis pasar ini sangat
cocok untuk perusahaan kecil dan menengah.
b. Pasar
Khusus adalah Pasar yang memberikan pelayanan khusus untuk konsumen tertentu,
misalnya petani, pegawai negeri, pedagang dan sebagainya. Jenis pasar khusus
sangat cocok untuk perusahaan kecil.
c. Pasar
Tersegmentasi adalah pasar yang menyediakan pelayanan bagi kelas konsumen
tertentu, misalnya untuk pelanggan kelas berpendapatan tinggi, pelanggan kelas
berpendapatan sedang, pelanggan kelas berpendapatan rendah. konsumen
dikelompokkan berdasarkan geografis ( desa dan kota ), demografis ( Jenis
Kelami, usia, pendapatan, dan tingkat pendidikan ), kelas social ( tingkat
social dan gaya hidup ), serta faktor perilaku.
3. Cara
memperoleh perhatian pembeli
Penjual dapat
menarik perhatian melalui sikap, tindak tanduk, bahasa, cara berbicara, dan
cara berpakaian, kemudian berusaha menimbulkan kesan pertama yang menyenangkan
agar tercipta cinta pada pandangan pertama ( love at first sight ).
a.
Cara mengadakan kontak : datang sendiri
memperkenalan diri, dengan perantara orang lain, surat, telepon, melalui
oganisasi atau perkumpulan, melalu pameran.
b.
Cara menghadapi pembeli : buatlah
suasana persahabatan yang intim, besarkan hatinya supaya merasa penting,
tanamkan rasa percaya diri agar memiliki inspirasi / ilham / pikiran serta
berikan jalan untuk mempermudah menentukan keputusan.
c.
Cara mengadakan pendekatan kepada
pembeli : member salam, pendekatan dagang, menunggu sejenak, dan menaruh
perhatian.
4. Teknik
menghadapi saingan
Pesaing adalah
orang, perusahaan, atau badan usaha yang melaksanakan kegiatan usaha sejenis.
Berikut adalah cara-cara yang dapat dilakukan :
a. Promosi
b. Barang
bermutu
c. Pelayanan
prima
d. Mengembangkan
komunikasi
e. Menggunakan
politik penetapan harga
f. Menganalisis
gerakan perusahaan pesaing
g. Memperbaiki
dan menetapkan saluran distribusi yang tepat
h. Penggunaan
merk dagang yang menarik
BAB 3
METODE PENELITIAN
A.
Metode
Diskriptif
Metode deskriptif adalah pencarian
fakta dengan interpretasi yang tepat. Penelitian deskriptif
mempelajari masalah-masalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berlaku
dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu, termasuk tentang hubungan
kegiatan, sikap, pandangan, serta proses-proses yang sedang berlangsung
dan pengaruh dari suatu fenomena. Penelitian deskriptif
adalah metode penelitian yang berusaha
menggambarkan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan apa adanya.
menggambarkan objek atau subjek yang diteliti sesuai dengan apa adanya.
B. Metode Pengumpulan Data
1) Observasi
Obrservasi
merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang tidak hanya mengukur sikap
dari responden (wawancara dan angket) namun juga dapat digunakan untuk merekam
berbagai fenomena yang terjadi (situasi, kondisi). Teknik ini digunakan bila
penelitian ditujukan untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja,
gejala-gejala alam dan dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar.
2) Wawancara
Wawancara
merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tatap muka dan tanya
jawab langsung antara pengumpul data maupun peneliti terhadap nara sumber atau
sumber data.
BAB
4
PEMBAHASAN
A. Sejarah
Berdirinya Dewata
AGUNG DARMAYUDA, lahir di Manado 10 juni 1966, dari
orang tua yang berasal dari Gianyar. Bapaknya tentara, ibundanya meninggal di
usia AGUNG YUDA umur 5 tahun. Agung yuda panggilannya mempunyai saudara 3
orang. Dan 1 saudara tiri,dari hasil perkawinan bapaknya yang kedua. Kehidupan
yang dialaminya banyak rintangan dan cobaan Agung Yuda lalui dalam hidupnya.
Hidup terlunta lunta hingga akhirnya Agung Yuda menemukan pilihan hatinya,
yaitu istri yg bernama Kadek Imawati. Dalam pertemuan pertamanya mereka berdua
sepakat memperbaiki hidup untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Walaupun
kehidupan awal Agung Yuda kurang mampu, tapi semangat utk bekerja
tetap ia tanamkan agar kelak dapat hidup berumah tangga untuk membiayai
kehidupan sendiri tanpa harus dibantu orang tua. Dan akhirnya sekian tahun
berjalan dari pertemuan mereka menjadi seperti ini hasilnya. Adapun data usaha
yang dimiliki di antaranya :
DATA PERUSAHAAN
Nama
: PT. ANGGA CAHAYA DEWATA
1) ANGGA
COLLECTION bergerak dibidang konveksi
2) DEWATA
GYM bergerak di bidang olah raga
3) DEWATA
KAOS menjual bahan kaos
4) DWIX
BORDIR & SABLON CENTRE bergerak di bidang Bordir & Sablon
5) DEWATA
OLEH-OLEH KHAS BALI menjual souvenir oleh-oleh bali
6) PENGINAPAN
PONDOK WISATA DEWATA BALI
Alamat
: JLN BY PASS NGURAH RAI NO. 53 TOHPATI – SANUR – DENPASAR – BALI
Telp
: 0361 467935
Fax
: 0361 467936
e-Mail
: sales@dewatabali.co.id
DEWATA hadir menjual souvenir dengan memberikan
kenyamanan bagi pengunjung untuk membeli oleh-oleh dengan memprioritaskan
kwalitas yg bagus tapi harga murah, tidak murah-murahan. Buktikan hasil
kerajinan dewata karena kami dewata memproduksi baju kaos sendiri, dari menjual
kain, menjahit, menyablon, dan membordir sendiri. dan berharap selalu
menyenangkan konsumen dengan menjual harga murah pasti berkualitas. Tempat kami
mewah tapi harga kami pasti murah dan terjangkau untuk semua kalangan, karena
kami ingin pengunjung dapat membeli barang oleh-oleh dengan uang secukupnya
serta mendapatkan barang yang lebih banyak. Buktikan bahwa kami lebih
berkualitas dari pada yang lain.
Usaha ini kami dirikan berkat dukungan teman dan
karna ingin menjaga karyawan yang sudah kehilangan order atau pesanan,
mengingat suasana konveksi yang kami dirikan pesanannya turun drastis. Dengan tekat
dan saran karyawan untuk mempertahankan usaha dan lapangan pekerjaannya maka
karyawan memberikan ide dan dukungan untuk membuat usaha di bidang baju
souvenir. Tanpa kita sadari ternyata ide karyawan juga membantu jalan, akhirnya
2(dua) bulan berikutnya Tuhan Memberikan tempat yang cukup besar dan megah
untuk membuat usaha souvenir khas bali. Dengan nama WISATA BELANJA DEWATA OLEH
OLEH KHAS BALI dengan menampung karyawan kurang lebih 65 orang (di segala
bidang). Jadi jumlah karyawan semua dari 6 perusahaan total kurang lebih 175
karyawan. Semua perjuangan kerja kami selalu berdoa kepada yang di atas
(TUHAN YANG MAHA ESA). meminta petunjuk yang benar, slalu berbuat jujur dan
menghormati orang lain, sehingga kami slalu di percaya orang. itulah kekayaan kami
dan tentunya kerja keras memaksimalkan tanggung jawab yang dihadapi. dan apa
yang kami dapatkan pengalaman dan ilmu dalam hidup itu selalu kami tuangkan dan
kami bagikan kepada teman & saudara di sekeliling kami, agar
kelak mereka pun sukses dan berhasil.
B. Yang
harus dimiliki oleh para wirausahawan
Yang harus dimiliki oleh wirausaha menurut dewata ;
1)
Hilangkan sifat rasa ragu
2)
Perbanyak amal dan persaudaraan
3)
Selalu semangat dan berusaha
4)
Bertindak cermat,cepat,dan teliti
(kreatif dan inovatif)
5)
Jangan taut untuk melangkah,memulai
usaha baru
C. PERAN
WIRAUSAHAAN DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL
Seorang wirausaha berperan baik secara internal
maupun eksternal. Secara internal seorang wirausaha berperan dalam mengurangi
tingkat kebergantungan terhadap orang lain, meningkatkan kepercayaan diri,
serta meningkatkan daya beli pelakunya. Secara eksternal, seorang wirausaha
berperan dalam menyediakan lapangan kerja bagi para pencari kerja. Dengan
terserapnya tenaga kerja oleh kesempatan kerja yang disediakan oleh seorang
wirausaha, tingkat pengangguran secara nasional menjadi berkurang.Menurunnya
tingkat pengangguran berdampak terhadap naiknya pendapatan perkapita dan
daya beli masyarakat, serta tumbuhnya perekonomian secara nasional. Selain itu,
berdampak pula terhadap menurunnya tingkat kriminalitas yang biasanya
ditimbulkan oleh karena tingginya pengangguran.
Seorang wirausaha memiliki peran sangat besar dalam
melakukan wirausaha. Peran wirausaha dalam perekonomian suatu negara adalah:
1) Menciptakan
lapangan kerja
2) Mengurangi
pengangguran
3) Meningkatkan
pendapatan masyarakat
4) Mengombinasikan
faktor–faktor produksi (alam, tenaga kerja, modal dan keahlian)
5)
Meningkatkan produktivitas nasiona
BAB 6
KESIMPULAN
Seorang wirausahawan harus kreatif
dan inovatif supaya daya tarik usahanya selalu berkembang dan tidak kalah
dengan pesaing-pesaingnya. Untuk menjadi wirausahawan yang kreatif dan inovatif
harus mempunyai Percaya diri (yakin, optimis dan penuh komitmen) Berinisiatif
(energik dan percaya diri) Memiliki motif berprestasi (berorientasi hasil dan
berwawasan ke depan) Memiliki jiwa kepemimpinan (berani tampil berbeda dan
berani mengambil resiko dengan penuh perhitungan) dan Suka tantangan. Dengan
kreatif dan inovatif tersebut wirausahawan dihadapkan dengan pasar dan pembeli
supaya berjalan dengan baik maka wirausahawan dapat menarik perhatian melalui
sikap, tindak tanduk, bahasa, cara berbicara, dan cara berpakaian, kemudian
berusaha menimbulkan kesan pertama yang menyenangkan agar tercipta cinta pada
pandangan pertama ( love at first sight ).
BAB 7
DAFTAR PUSTAKA
Anggota IKAPI. 2013. Kewirausahaan SMK/MAK. Klaten : CV. Viva
Pakarindo
Rusdiana,
H. A. 2014. Kewirausahaan Teori dan
Praktek. Bandung : Pustaka Setia.
kelompok 12
BalasHapusDapat kita lihat bahwa dewata sudah baik dalam perekonomiannya, lalu bagaimana peran dewata dalam mengikuti perekonomian nasional?
Terima kasih :)
Topik dari penelitian kelompok anda ada lah KREATIF DAN INOVATIF UNTUK MENARIK MINAT BELI KONSUMEN DI WISATA BELANJA DEWATA lalu seperti apa kekreatifan pihak dewata untuk menarik konsumen, dan inovasi seperti apa yang telah dilakukan pihak dewata? (8)
BalasHapushihihi
BalasHapus